Jumat, 18 Desember 2015

Tulisan III




A.  Cerpen yang berkaitan dengan Hubungan Manusia dan Cinta Kasih

Kasih Sayang seorang Ibu
   
 Ibu adalah sosok wanita yang tegar dan tidak mengenal lelah. Ibu yang melahirkan kita, menjaga kita dan merawat kita hingga kita bisa sampai sebesar ini. Sangat berdosa sekali jika kita menyakiti hati ibu kita sendiri. Ada sebuah pepatah “Surga ditelapak kaki Ibu” yah memang benar sekali surga ada ditelapak kaki ibu itu artinya bahwa kita sebagai anak tidak boleh berbuat jahat kepada ibu apalagi sampai durhaka kepadanya. Begitu juga seperti kata Nabi Muhammad orang yang pertama harus kita hormati adalah ibu, ibu, ibu, dan ayah. kenapa demikian, karena ibu adalah sosok yang memang harus dihormati sesuai dengan perjuangan nya melahirkan kita. Tetapi kita sebagai anak banyak kadang atau bahkan sering membuat ibu kita marah atau kecewa kepada kita. Kita tidak mau mendengarkan nasihat ibu atau mungkin ngebebtak ibu. Seperti cerita yang akan saya buat ini bahwa kasih ibu memang benar sepanjang masa.
     
Nanda adalah seorang anak perempuan dari keluarga yang biasa-biasa saja.Dia tinggal di Jogjakarta dan dia berniat akan kuliah di Jakarta. Keinginannya pun terpenuhi begitu kelulusan SMA, dia diterima diperguruan tinggi  yang ada diJakarta. Berangkat lah dia kejakarta seorang diri. Sebenarnya ibunya tidak mengijinkan nanda untuk kuliah diJakarta apalagi Nanda adalah anak daerah. Ibunya takut terjadi apa-apa pada Nanda. Ibunya tahu pergaulan diJakarta itu seperti apa. Ibunya dan Nanda haya tinggal berdua, ayah Nanda sudah meninggal sejak Nanda masih berusai 1 tahun. Ibunya bekerja disebagai seorang buruh pabrik dan juga sebagai penjual sayur-sayuarn di pasar. Sebenarnya untuk meguliahi Nanda ibunya tidak sanggup tetapi karena Nanda anak yang pintar maka diapun mendapat beasiswa untuk kuliah di Jakarta. Berangkat lah Nanda ke Jakarta dengan menggunakan kereta. Sesampainya di Jakarta Nanda kos disebuah kost-kostan putri yang jaraknya tidak jauh dari kampus Nanda nanti. Waktu pun terus berjalan dan Nanda pun sekarang sudah masuk kuliah sebagai mahasiswi baru di Jakarta. Nanda pun sering mengirim surat pada ibunya untuk member kabar pada ibunya mengenai dirinya di Jakarta baik-baik saja. Dan dia juga bercerita bahwa dia mendapat teman yang sangat baik  yaitu Selvi. Selvi anak Jakarta asli, atau bisa dibilang sebagai “anak gaul”. Nanda pun berteman dengan Selvi dan semakin hari semakin akrab.
     
mereka pun sangat akrab dimana ada Selvi di situ ada Nanda. Begitu juga sebaliknya. Hingga pada suatu saat Nanda melihat Selvi merokok. Dan Nanda pun kaget melihat Selvi seperti itu karena Nanda berasal dari daerah maka melihat hal seperti itu dia kaget sekali baginya seorang cewek merokok adalah hal yang sangat tidak baik.. Tetapi selvi menganggapnya biasa saja tidak ada yang istimewa, dia malah menawari Nanda untuk mencoba rokok seprti dirinya. Tadinya Nanda tidak mau mencoba, karena Nanda anak daerah yang masih sangat polos akhirnya dia nurut saja. dari sini semuanya terjadi. Nanda yang tadinya hanya merokok kini mulai mencoba untuk pergi ke clubbing bersama Selvi. Mereka pergi hampir tiap malam dan pulang baru pagi harinya. Selain pergi clubbing, Nanda juga mulai menggunakan narkoba. Dia diajari oleh siapa lagi kalau bukan Selvi sahabatnya sendiri orang yang paling dekat dengan dia. Nanda pun semakin jarang menulis surat pada ibunya sendiri dia lebih memilih pergi bersenang-senang dengan teman-temanya dari pada harus menulis surat pada ibunya. Waktu terus berjalan hingga Nanda menjadi seorang  pecandu narkoba. Pada suatu hari, saat Nanda dan selvi sedang clubbing ada sebuah razia yang dilakukan oleh polisi diclub tersebut. Nanda pun tertangkap polisi karena membawa narkoba sedangkan Selvi sahabatnya tidak tertangkap. Nanda pun dipenjara dan mengabari ibunya bahwa dirinya ditahan polisi karena membawa narkoba. Ibu Nanda pun kaget mendengar berita tersebut dan sangat sedih sekali. Ibunya pun langsung pergi ke Jakarta untuk melihat keaadan anak perempuan satu-satunya itu. Ibunya Nanda tidak mempunyai saudara satupun di Jakarta sehingga dia harus mengontrak rumah sebagai tempat tinggalnya di Jakarta. Setiap hari ibunya menjenguk Nanda dipenjara dengan kasih sayang ibu kepada anaknya, dia tidak memarahi Nanda atas apa yang menimpa Nanda tetapi dia menyalahi dirinya sendiri bahwa dia tidak mendidik Nanda dengan benaar sehingga dapat seperti sekarang ini. Berita Nanda dipenjara pun menyebar di daerah rumah Nanda mereka membicarakan Nanda yang dipenjara karena Narkoba tetapi ibunya sama sekali tidak malu atas aoa yang menimpa Nanda di terus mendukung Nanda tidak perduli apa kata orang lain mengenai drinya dan Anaknya Nanda. Selama Nanda dipenjara ibunya selalu menemani nanda dia tidak pulang ke Jogjakarta tapi dia menemani nanda hingga bebas dari penjara.
     
Akhirnya, Nanda pun bebas dia keluar dari penjara dan ibunya pun kembali ke Jogjakarta. Di Jogjakarta Pun ibunya mendapat berbagai gunjingan dari para tetangga mengenai Nanda. Tetapi ibunya tetap membela Nanda sebagai anak dia tidak malu atas apa yang menimpa Nanda dan dia juga tidak perduli dengan omongan orang mengenai dirinya dan Nanda. Waktu terus berjalan seperti biasa dan Nanda sudah kembali normal dia bukan pecandu lagi karena ibunya membawanya ke panti rehabilitasi bagi anak-anak pecandu narkoba. Tetapi memang pergaulan yang membuat Nanda seperti kemarin pada suatu hari lagi-lagi Nanda mengulangi kesalahanya kali in dia hamil diluar nikah oleh seorang cowo teman kampusnya namanya Andrian dan parahnya andrian tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dilkukannya. Mendengar berita tersebut, ibunya sangat kaget sekali dan benar-benar sedih anak satu-satunya yang dia banggakan yang bisa mengangkat derajat keluarga di mata orang lain kini teklah menghancurkan harapan ibunya dengan adanya musibah tersebut. Nandapun pulang ke Jogjakarta dengan keadaan seperti itu. Dia menjadi bahan omongan orang lain dan tetangganya sendiri. Yang paling terpukul adalah ibunya diaanggap tidak bisa mendidik Nanda dengan benar. Tetapi ibu Nanda tidak memperdulikan omongan orang dia terus merangkul Nanda sebagai anak yang dia kandung selama 9 bulan 10 hari dan juga dia besarkan. Biarpun sakit, dia telah memaafkan Nanda atas apa yang telah diperbuat. Dia sangat sabar meghadapi omongann orang dan mengganggap apa yang terjadi sebagai kesalahannya dan juga sebagai musibah.itulah ibu selalu melindungi anaknya meski anaknya berbuat salah.

  


B. Sinopsis

Film Wer (2013) 
Pembunuhan Misterius oleh Manusia Serigala
 seorang wanita cedera yang menyedihkan di sebuah rumah sakit. Ia menceritakan kisahnya: dalam perjalanan berkemah, binatang berbulu menyerang keluarganya, membunuh dan memakan suami dan anak lelakinya sebelum melukai dirinya. Kapten polisi, Klaus Pistor (Roche) menangkap seorang pemuda bernama Talan Gwynek (Scott O’Connor) yang ibunya memiliki tanah di dekat areal perkemahan.
Ibunya Talan mempekerjakan seorang pengacara bernama Kate Moore (AJ. Cook) untuk membela Talan. Ia dibantu oleh asistennya bernama Eric Sarin (Vik Sahay) dan mantan pacaranya seorang ahli hewan, Gavin Flemyng (Simon Quarterman). Dengan cepat menjadi jelas bahwa Klaus dan para polisi memiliki agenda tersembunyi terhadap keluarga Talan. Mereka merasa nyaman berbuat “kesalahan menempatkan” berbagai potongan bukti dan hasil dari tes tes DNA di TKP tidak dapat disimpulkan. Saat Kate bertemu Talan, ia menemukan bahwa Talan tidak bisa bergerak dan telah menderita penyakit yang melemahkan sebagian besar hidupnya. Polisi mengawal Talan di rumah wawancara, Talan berusaha menjangkau Kate. Salah mengartikan gestur sebagai tanda agresifitas, Gavin menghalangi Talan. Selama berjibaku, Talan menggigit lengan Gavin.
Tim Kate terus menyelidiki, bukti yang mendukungnya menumpuk. Setelah meninjau tubuh jenazah, Gavin menyimpulkan bahwa hanya seekor hewan yang bisa menghasilkan luka seperti itu. Ibu Talan memiliki alibi untuk Talan pada malam serangan. Penelitian Eric mendorongnya untuk menemukan adanya penyakit langka, gejala yang sesuai dengan gejala Talan. Kate menemukan bahwa kota itu telah berusaha lama untuk membeli properti keluarga Talan dalam rangka mengubur limbah nuklir di dalam gua yang terletak di bawahnya. Ia juga menemukan bukti keterlibatan Klaus dalam kematian “kecelakaan” ayah Talan. Akhirnya, polisi menemukan dan menembak beruang yang ditemukan di lokasi dekat terjadinya penyerangan. Sebagai tim pembela yang terus meriset kasus ini, Gavin sakit dan menarik diri.
Akhirnya, hakim yang menangani kasus ini menerima permintaan Kate melakukan evaluasi medis untuk menguji Talan dalam menemukan penyakit langka yang diidentifikasi oleh Eric. Jika hasil tesnya positif, maka jelas akan membuktikkan bahwa Talan tidak mampu membunuh siapapun. Tes ini mendorong Talan menjadi kejang. Selama tes kejang berlangsung, memicu Talan menjadi marah dan melakukan kekerasan. Ia tiba-tiba menampilkan kekuatan fantastis dan kelincahan membunuh semua dokter sebelum melarikan diri dari rumah sakit. Talan kemudian bertemu dengan regu polisi  bersenjata lengkap di gedung tinggi. Talan berubah menjadi binatang dan membantai polisi sebelum melompat keluar dari lantai 8, ia terluka dan melarikan diri ke kota.
Eric menyadari bahwa serangan terjadi saat bulan purnama, berteori bahwa beberapa orang mungkin mendapatkan kekuatan dan psikosis dari siklus lunar karena tubuh manusia terbuat dari air (dan air dipengaruhi oleh bulan). Gavin telah tumbuh lebih agresif dan kuat. Jelas bahwa ketika Talan menggigitnya, ia menjadi terinfeksi dengan penyakit Talan ini. Khawatir bahwa ia menjadi binatang, Gavin memberikan pistol pada Kate dan memintanya untuk membunuhnya jika ia berubah menjadi binatang.
Polisi dan timnya melacak Talan ke rumahnya. Ia membunuh hampir semua petugas polisi. Eric dan Jane akhirnya menemukan Talan di dalam hutam, dan mencoba berbicra dengan dia. Talan membunuh Eric dan akan membunuh Kate juga, lalu datanglah Gavin dalam wujud binatang dan menyerang Talan. Mereka berkelahi dan Gavin nampaknya unggul. Gavin memohon Jane membunuhnya, ketika Klaus datang, penembak jitu membunuh Kate (untuk melenyapkan saksi). Gavin melolong dalam penderitaan dan membunuh semua polisi yang tersisa, kecuali Klaus, sebelum ia lari ke dalam hutan.
Film berakhir dengan berita. Klaus dihukum karena tindakannya yang menyeleweng dan penganiayaan ilegal terhadap keluarga Talan. Tubuh Talan tidak pernah ditemukan. Garvin masih hidup dan memberikan pernyataan resmi bahwa satu-satunya kesimpulan logis adalah bahwa Talan adalah manusia serigala. Laporan serangan manusia serigala menyebar ke seluruh Eropa, yang semua pembunuhan (termasuk pembunuhan polisi di hutan) disalahkan ke Talan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar